Archive for March, 2007
kimia 36 ipb arisan euy
Friday, March 23rd, 2007KONTROVERSI DANAU CIBEUREUM
Saturday, March 17th, 2007|
Danau Cibeureum Garut, Menelusuri Danau yang Hilang |
||
| Hanya 1 pesan dalam topik - lihat dalam bentuk outline | ||
Pelesiran
Danau Cibeureum Garut, Menelusuri Danau yang Hilang Kekayaan dan keragaman tempat pariwisata di Garut kini bertambah lagi Untuk memudahkan masyarakat mengingat danau itu, danau tersebut diberi Pengendara mobil hanya bisa sampai pada ‘Gudang Perhutani’ dan Proses penemuan danau itu sendiri cukup unik, bahkan tanpa disengaja. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa sumer air itu terdapat di balik ”Saat itu kita betul-betul terpana, antara percaya dan tidak. Tapi ”Setelah dilakukan perkemahan massal itu, lalu kami mencanangkan Rencananya kawasan danau tersebut akan dijadikan objek wisata alam, Namun, untuk memunculkan kembali Danau Cibeureum itu, di lokasi Dikatakan Anang, untuk ke depannya Danau Cibeurem bisa dijadikan Salah seorang sesepuh warga, Empud (55), yang turut-serta menelusuri Menanggapi temuan tersebut, Bupati Garut Drs H Dede Satibi mengatakan, (n edi purnawadi) |
||||||||||||||||||||||
Sebenarnya penemuan Danau Cibeureum tidak lepas dari jasa LSM Kemali di Samarang Garut, ketika mmencari lokasi hutan yang rusak, mereka (Yusep Ahmad Ihsan dan Tedy)
babaturan kuring di bhazzrenk
Saturday, March 17th, 2007……………………………..BHAZZRENK……………….
Harita inget keneh keur sakola di SMUN 1 tarogong nu di jalan merdeka, kuring sabatur-batur nyieun paguyuban nagog.Ku si Ehon dibere ngaran Bhazzrenk, teuing kumaha da manehna mah jagoan mun nyieun ngaran, ngalalandian batur.
Mun aya nu inget keneh kumaha tingkah laku barudak bhazzrenk, kadang sok hayang seuri…jeung sigana mah hese neangan deui kajadian-kajadian nu sarupa.
nyambung nya…sok atuh komentaran euy!!
where are you??
Friday, March 16th, 2007sholat 1
Thursday, March 15th, 2007Berikut catatan tentang sholat…Biar kita2 tidak TAKLID…
Diambil dari..http://id.wikipedia.org/wiki/Shalat_Lima_Waktu
Shalat Lima Waktu adalah shalat fardhu (shalat wajib) yang dilaksanakan lima kali sehari. Hukum shalat ini adalah Fardhu ‘Ain, yakni wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah menginjak usia dewasa (pubertas), kecuali berhalangan karena sebab tertentu.
Shalat Lima Waktu merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Allah menurunkan perintah sholat ketika peristiwa Isra’ Mi’raj.
Daftar isi |
[sunting] Jenis shalat
Kelima shalat lima waktu tersebut adalah:
- Shubuh, terdiri dari 2 raka’at. Waktu Shubuh diawali dari munculnya fajar shaddiq, yakni cahaya putih yang melintang di ufuk timur. Waktu shubuh berakhir ketika terbitnya matahari.
- Zhuhur, terdiri dari 4 raka’at. Waktu Zhuhur diawali jika matahari telah tergelincir (condong) ke arah barat, dan berakhir ketika masuk waktu Ashar.
- Ashar, terdiri dari 4 raka’at. Waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Khusus untuk madzab Imam Hanafi, waktu Ahsar dimulai jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Waktu Ashar berakhir dengan terbenamnya matahari.
- Maghrib, terdiri dari 3 raka’at. Waktu Maghrib diawali dengan terbenamnya matahari, dan berakhir dengan masuknya waktu Isya’.
- Isya’, terdiri dari 4 raka’at. Waktu Isya’ diawali dengan hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit barat, dan berakhir hingga terbitnya fajar shaddiq keesokan harinya. Menurut Imam Syi’ah, Shalat Isya’ boleh dilakukan setelah mengerjakan Shalat Maghrib.
Khusus pada hari Jum’at, Muslim laki-laki wajib melaksanakan Shalat Jum’at di masjid secara berjamaah (bersama-sama) sebagai pengganti Shalat Zhuhur. Shalat Jum’at tidak wajib dilakukan oleh perempuan, atau bagi mereka yang sedang dalam perjalanan (musafir).
Berdasarkan hadist, dari Abdullah bin Umar ra, Nabi Muhammad bersabda: Waktu shalat Zhuhur jika matahari telah tergelincir, dan dalam keadaan bayangan dari seseorang sama panjangnya selama belum masuk waktu Ashar. Dan waktu Ashar hingga matahari belum berwarna kuning (terbenam). Dan waktu shalat Maghrib selama belum terbenam mega merah. Dan waktu shalat Isya’ hingga pertengahan malam bagian separuhnya. Waktu shalat Subuh dari terbit fajar hingga sebelum terbit matahari. (Shahih Muslim)
[sunting] Waktu shalat
Waktu shalat dari hari ke hari, dan antara tempat satu dan lainnya bervariasi. Waktu shalat sangat berkaitan dengan peristiwa peredaran semu matahari relatif terhadap bumi. Pada dasarnya, untuk menentukan waktu sholat, diperlukan letak geografis, waktu (tanggal), dan ketinggian.
[sunting] Syuruq
Syuruq adalah terbitnya matahari. Waktu syuruq menandakan berakhirnya waktu Shubuh. Waktu terbit matahari dapat dilihat pada almanak astronomi atau dihitung dengan menggunakan algoritma tertentu.
[sunting] Zhuhur
Waktu istiwa’ (zawaal) terjadi ketika matahari berada di titik tertinggi. Istiwa’ juga dikenal dengan sebutan "tengah hari" (Bahasa Inggris: midday/noon). Pada saat istiwa’, mengerjakan ibadah shalat (baik wajib maupun sunnah) adalah haram. Waktu zhuhur tiba sesaat setelah istiwa’, yakni ketika matahari telah condong ke arah barat. Waktu "tengah hari" dapat dilihat pada almanak astronomi atau dihitung dengan menggunakan algoritma tertentu.
Secara astronomis, waktu Zhuhur dimulai ketika tepi "piringan" matahari telah keluar dari garis zenith, yakni garis yang menghubungkan antara pengamat dengan pusat letak matahari ketika berada di titik tertinggi (istiwa’). Secara teoretis, antara istiwa’ dengan masuknya zhuhur membutuhkan waktu 2,5 menit, dan untuk faktor keamanan, biasanya pada jadwal shalat, waktu zhuhur adalah 5 menit setelah istiwa’.
[sunting] Ashar
Menurut mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali, waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Sementara madzab Imam Hanafi mendefinisikan waktu Ahsar jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Waktu Ashar dapat dihitung dengan algoritma tertentu yang menggunakan trigonometri tiga dimensi.
[sunting] Maghrib
Waktu Maghrib diawali ketika terbenamnya matahari. Terbenam matahari di sini berarti seluruh "piringan" matahari telah "masuk" di bawah horizon (cakrawala).
[sunting] Isya dan Shubuh
Waktu Isya didefinisikan dengan ketika hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit, hingga terbitnya fajar shaddiq. Sedangkan waktu Shubuh diawali ketika terbitnya fajar shaddiq, hingga sesaat sebelum terbitnya matahari (syuruq).
Perlu diketahui, bahwa sesaat setelah matahari terbenam, langit kita tidak langsung gelap, karena bumi kita memiliki atmosfer sehingga meskipun matahari berada di bawah horizon (ufuk barat), masih ada cahaya matahari yang direfraksikan di langit.
Dari sisi astronomis, cahaya di langit yang terdapat sebelum terbitnya matahari dan setelah terbenamnya matahari dinamakan twilight, yang secara literal artinya "cahaya diantara dua", yakni antara siang dan malam. Dalam Bahasa Arab, "twilight" disebut syafaq. Secara astronomis, terdapat tiga definisi twilight:
- Twilight Sipil, yakni ketika matahari berada 6° di bawah horizon
- Twilight Nautikal, yakni ketika matahari berada 12° di bawah horizon
- Twilight Astronomis, yakni ketika matahari berada 18° di bawah horizon
Astronom menganggap "Twilight Astronomis Petang" menandakan dimulainya malam hari; namun definisi ini adalah untuk keperluan praktis saja.
Secara astronomis, waktu Shubuh merupakan kebalikan dari waktu Isya’. Menjelang pagi hari, fajar ditandai dengan adanya cahaya yang menjulang tinggi (vertikal) di ufuk timur; Ini dinamakan "fajar kadzib". Cahaya tersebut kemudian menyebar di cakrawala (secara horizontal), dan ini dinamakan "fajar shaddiq".
Bagi penentuan jadwal waktu shalat (yakni munculnya "fajar shaddiq" dan hilangnya syafaq di petang hari), terdapat variasi penentuan sudut "twilight" oleh berbagai organisasi. Banyak diantara umat Islam menggunakan Twilight Astronomis (yakni ketika matahari berada 18° di bawah horizon) sebagai waktu fajar shaddiq. Sebagian yang lain menetapkan kriteria fajar shaddiq atau syafaq terjadi ketika matahari berada 17°, 19°, 20°, dan bahkan 21°. Sebagian yang lain bahkan menggunakan kriteria penambahan 90 menit, 75 menit, atau 60 menit.
Sebuah penelitian dan observasi di berbagai tempat di dunia menunjukkan bahwa penentuan sudut twilight tertentu ternyata tidak valid (tidak bisa berlaku) untuk seluruh tempat di bumi ini terhadap peristiwa fajar shaddiq dan hilangnya syafaq [1]. Peristiwa tersebut merupakan fungsi dari letak lintang dan musim yang bervariasi di tempat satu dan lainnya.
[sunting] Imsak
Ketika menjalankan ibadah puasa, waktu Shubuh menandakan dimulainya ibadah puasa. Untuk faktor "keamanan", ditetapkan waktu Imsak, yang umumnya 5-10 menit menjelang waktu Shubuh
Bersambung..teman!!
kerja-kerja
Thursday, March 15th, 2007ayo kita kerjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!
Teman-teman yang dari garut, kapan urang teh ketemu lagi…
kalo ada yang main ke karawang kunjungi sayah nya!!!
kerjaan baru
Saturday, March 3rd, 2007Alhamdulillah muali tgl 26 feb 07, saya bekerja di bagian yang jadi cita-cita saya, yaitu jadi tukang analisis sampel dan jaga lab.
Lumayan seru juga jadi tukang lab ya…meski baru seminggu dan dalam masa training tapi saya benar-benar menghayati pekerjaan saya, gimanapun juga saya kan orang kimia dan 5 tahun dibesarkan di lab.
Buat teman yang masih kuliah, rajin-rajinlah praktek unruk meningkatkan skill.Di dunia kerja, skill itu benar-benar dibutuhkan.



